Home Politik YIM Minta Pengurus Baru Pemuda Bulan Bintang dapat Memperbesar Jaringan Partai

YIM Minta Pengurus Baru Pemuda Bulan Bintang dapat Memperbesar Jaringan Partai

Pemuda Bulan Bintang

SHARE
YIM Minta Pengurus Baru Pemuda Bulan Bintang dapat Memperbesar Jaringan Partai

Caption Gambar: DPP PBB beserta pengurus pusat Pemuda Bulan Bintang foto bersama usai pelantikan. (Foto dok PBB)

JAKARTATODAY.CO.ID, JAKARTA - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Bulan Bintang melantik kepengurusan DPP Pemuda Bulan Bintang periode 2019-2024 di Markas DPP PBB, Jakarta Selatan, Jumat (1/10/2021).

Pelantikan organisasi sayap partai PBB ini merupakan kelanjutan dari pengambilan sikap oleh DPP PBB terhadap kondisi kepemimpinan pengurus sebelumnya yang dinilai bermasalah. Sehingga DPP melakukan likuidasi dan membentuk kepengurusan baru sehingga dapat lebih bersinergi dengan DPP PBB.

Dalam pelantikan itu juga hadir Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra (YIM), Sekjen Afriansyah Noor, Ketua Majelis Syura Masrur Anhar, dan seluruh fungsionaris Partai Bulan Bintang DPP, DPW, dan DPC seluruh indonesia yang menghadiri via virtual.

Yusril menyampaikan, Pemuda Bulan Bintang ini diharapkan bisa merangkul kaum milenial di Pemilu 2024 mendatang. Namun, untuk menuju ke sana, terlebih dahulu harus tebentuk kepengurusan yang solid.

“Kita harus membangun jaringan partai dan perlu dibenahi sebaik-baiknya sehingga beberapa tahun kedepan sudah terbentuk kepengurusan bulan bintang secara nasional,” kata Yusril dalam pidatonya.

“Saya juga berharap dengan dilantiknya pengurus baru ini dapat memperbesar jaringan partai beberapa tahun ke depan,” ujarnya.

Sementara, Ketua Umum Pemuda Bulan Bintang Wawan Sugiyanto mengatakan, Pemuda Bulan Bintang harus jadi ujung tombak partai untuk membawa PBB berjaya di Pemilu maupun di Pilkada.

“Pada momentum pelantikan ini, semoga menjadikan Pemuda Bulan Bintang sebagai ujung tombak pergerakan PBB. Serta Pemuda Bulan Bintang dapat menjadi laboratorium kepemimpinan dan akan berguna bagi nusa, bangsa dan agama,” jelasnya.

 

(Jakartatoday.co.id)